Aku Ingin Membeli Kain Kafan

Aku Ingin Membeli Kain Kafan

Aku Ingin Membeli Kain Kafan

Aku ingin membeli kain kafan, kan kubawa di tiap kesempatan. Tapi sayang, aku belum punya cukup nyali dan keberanian.

Bagaimana ku yakin bahwa aku siap menghadapi kematian? Jika membeli kain kafan untuk diri sendiripun belum berani ku lakukan?

Membeli kain kafan, adalah ikrar untuk meninggalkan semua kemaksiatan, atau bersiap menanggung siksa atas semua pembangkangan yang dengan sadar kita lakukan.

Memilih kain kafan, tak seriang memilih baju lebaran.

Tetapi itulah yang dilakukan para Khalifah era Ottoman.

Mereka memakainya sebagai ikat kepala tanda kebesaran, sekaligus pengingat bahwa kekuasaan itu bukan untuk kesenangan kecuali dipertanggung jawabkan di hari pembalasan.

Mungkin bagi orang saleh tingkat sembilan, membeli kain kafan untuk diri tak perlu dilakukan.

Tapi bagi kami yang masih cinta dunia yang profan, hal itu adalah cara ampuh untuk membakar keinginan tuk menuruti hawa nafsu dan bisikan syaitan.

Juga bagi kita yang dzikirnya adalah harta, kekuasaan, penaklukan, dakwah, dan ketenaran, maka membawa kain kafan adalah cara terampuh tuk mengingat, bahwa semua itu hanya jalan bukan tujuan.

Aku harus segera membeli kain kafan.

Meski, jujur, ini sangat berat untuk dilaksanakan.

Dinukil dan diselia dari
_*”Aku Ingin Membeli Kain Kafan”*_
@Doni Riw, 13 Juni 2019

***

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: